Jumat, 07 Desember 2012

JELAJAH NEGERI MOBILE QUR'AN

Assalamu Alaikum Wr Wb
Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad #Shalawat

*** JELAJAH NEGERI MOBILE QUR'AN ***

Mengenalkan Al-Qur'an sejak dini kepada anak-anak menjadi sesuatu yang penting. Ini semua untuk menumbuhkan kecintaan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya. Insya Allah jika anak sudah dikenalkan dengan Al-Qur'an seak dini dan tumbuh kecintaan dalam hatinya maka Al-Qur'an akan menjadi pemandu hidupnya saat besar nanti.

Akan pentingnya mengenalkan anak kepada Al-Qur'an, Imam Suyuthi mengatakan, "Mengajarkan Al-qur'an kepada anak-anak merupakan salah satu diantara pilar-pilar islam, sehingga mereka bisa tumbuh di atas fitrah. Begitu juga cahaya hikmah akan terlebih dahulu masuk ke dalam hati mereka sebelum dikuasai oleh hawa nafsu dan di nodai oleh kemaksiatan dan kesesatan."

Ibnu Khaldun juga menegaskan makna yang sama, dengan mengatakan, "Mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak merupakan salah satu syiar islam yang awal mulanya dijalankan oleh para ulama, dan kemudian secara berjenjang ke seluruh wilayah dakwah karena merasakan mantapnya keimanan dan keyakinan disebabkan ayat-ayat Al-Qur'an dan lafadz-lafadz hadits. Dengan demikian, Alqur'an menjadi akar pokok pengajaran yang menjadi pijakan seliruh kemampuan yang lain sesudah itu."

Maka lewat program Mobile Qur'an (MOQU) PPPA Daarul Qur'an ingin mengajak anak-anak muslim agar bisa lebih dekat dengan Al-Qur'an ditengah maraknya tontonan dan kegiatan yang akan mengancam masa depan anak-anak.

Selama 14 hari, 11-24 November 2013, Mobile Qur'an menjelajah negeri, kali ini tujuannya tanah Jawa Barat. Setiap hari tim mobile Qur'an keliling mengunjungi SD, MI, SMP, MTS, Pesantren, Rumah Tahfidz dan TPA di berbagai daerah Jawa Barat.

Setiap hari tim Mobile Qur'an blusukan dari satu sekolah kesekolah lainnya. Total sebanyak 5000 anak-anak dari berbagai sekolah mengikuti kegiatan ini. Berbagai tips dan motivasi disampaikan oleh ustad Anwar selaku instruktur untuk membuat anak-anak dekat dengan Al-Qur'an. Sambutan positif datang dari tenaga pengajar.

"Alhamdulillah, kehadiran tim Moqu kesekolah kami menambah semangat kami. Insya Allah program hafalan akan kami terapkan di sekolah" ujar Dadang, Kepala Sekolah SMPN 3 Tasikmalaya.

Hal serupa juga disampaikan oleh ibu Darsono Al-Nur (45) selaku Wakil Kepala Sekolah MTS Fadliliyah Darusalam, Ciamis. Ia mengatakan kehadira MOQU bisa menambah semangat anak-anak untuk mencintai Al-Qur'an.

Selain memberikan motivasi dan tips ustad Anwar juga memancing keberanian dan kepercayaan diri anak-anak untuk maju dan membacakan surat dari Al-Qur'an yang dihafal.

"Hayo ada yang sudah punya hafalan surat-surat Al-Qur'an" pancing ustad Anwar kala beraksi di kaki Gunung Galunggung.

Awalnya banyak yang terdiam, namun setelah beberapa saat Rizky dan Sofa mengacungkan jarinya dengan malu-malu. Tak lama dari kedua anak ini mengalun indah surat An-naba, Al-Waqiah, dan sebagian surah Al-Baqarah.

Aksi kedua anak kecil ini mengundang kekaguman Pak Junta (54). Pria yang dikenal sebagai dermawan di daerah tersebut tanpa ragu mengeluarkan uang sejumlah Rp 500.000 untuk kedua anak tersebut.

"Luar biasa, bagus" ujarnya sambil menggeleng kepala tanda ketakjubannya.

MENGHILANGKAN KEKHAWATIRAN

Bismillahirrahmanirrahim,

Hilangkan kekhawatiran dan kejarlah apa yang seharusnya Anda kejar!

Seorang yang percaya dengan pilihan terbaik yang ditetapkan Allah sebagai takdir untuknya, niscaya ia akan menyibukkan dirinya dengan menikmati kasih sayang-Nya diwaktu menjalani takdir yang menjadi ketetapan-Nya, daripada menyibukkan diri dengan kesedihan.
"Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri," (Q.S. 'Abasa : 38)


Ali bin Abi Thalib berkata, "Di hariku yang mana aku dapat melarikan diri dari maut? Di hari yang tidak ditakdirkan? atau, di hari yang ditakdirkan?Hari yang tidak ditakdirkan, aku tidak khawatir terhadapnya. Dan dari hari yang ditakdirkan, sikap khawatir tidaklah menyelamatkan."

Karena itu, hilangkanlah rasa khawatir yang tidak menyelamatkan Anda karena hilangnya kekhawatiran dalam diri Anda akan menjadi dorongan bagi Anda ketika Anda hampir berhenti merasakan kasih sayang Allah, menjadi petunjuk jalan ketika Anda tersesat, membiasakan senyuman sabar ketika Anda berduka, memapah Anda saat Anda hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara harapan pada dada Anda.
"Dan sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka (dengan kemakmuran dan kekuatan)," (Q.S. Al-Ahqaf : 26)

Sadarilah, Allah memberikan takdir-Nya untuk Anda dengan kelembutan, karena dia adalah Maha Lembut. Sebagaimana seorang ibu yang bersikap lemah lembut kepada anak-anaknya.
"Sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Lembut, dan Dia mencintai segala kelembutan dalam segala perkara." (Al-Hadits)

Dan, Dia memberikan takdir itu untuk kebaikan Anda. Maka, untuk apakah Anda harus bersedih jika takdir Anda adalah menerima kebaikan dari Allah?

Ibnu Athaillah, Al-Hikam berkata, "Sekuat apapun semangat yang menggebu, tak akan bisa menerobos takdir."

Oleh itu, hentikanlah usaha Anda untuk menerobos takdirnya dengan menunda takdir yang kurang baik dan menyegerakan takdir yang baik, karena hal itu hanyalah akan menghabiskan waktu Anda yang sangat berharga. Orang-orang yang hebat bukanlah dia yang berusaha menerobos takdir yang telah menjadi ketetapan-Nya, namun dia menjalani takdirnya dengan senang hati. Dan menghindarkan diri dari apa yang tidak bisa dikejarnya. Dan, mengusahakan diri untuk mengejar apa-apa yang bisa dikejarnya. Maka, jika saat ini Anda memiliki kesempatan untuk mengejar ridha Allah dengan menerima takdir dengan senang hati, maka kejarlah hal itu! Jika hari ini Anda memiliki kesempatan untuk mengejar kebahagiaan dengan percaya segala takdir dari-Nya adalah untuk kebaikan Anda, maka kejarlah hal itu! Dan jika hari Anda memiliki kesempatan untuk mengejar kasih sayang Allah, dengan menghilangkan segala kekhawatiran, maka kejarlah hal itu!

Rabu, 05 Desember 2012

Tafakur & Muhasabah

Bismillahirrahmanirrahim,

Kemana engkau kan pergi
Bila jiwa ini kan pasti kembali
Kemana kau akan berlari
Bila nafas jiwa mu akan terhenti

Kenapa kau selalu berfikir tuk hidup kekal abadi
Padahal kau pun menjumpai org disekitarmu mati
Keindahan bagaimana yang kau cari
Kebahagiaan seperti apa yang ingin kau capai
Sedangkan yang indah dan bahagia terletak pada pandangan hati

Mengapa hidup mu hanya memikirkan hal yang bersifat duniawi
Sedangkan keduniaan tak selalu menjanjikan keabadian hakiki
Akhirat pun selalu menanti
Ia pasti kan kau temui
Diakhir perjalanan ukhrawi

Oh bertapa engkau merugi
Ketika harta dan perhiasan dunia membumbung tinggi
Sementara jiwamu Kosong dan sepi
Dari Nilai aqidah dan Amaliah ilahi

Apakah engkau mengira Allah Itu Tiada Disini
Padahal setiap saat kamu di awasi
Hanyalah Dia yang patut engkau ibadahi.
Bukan makhluk dan Harta benda yg selalu Kau Puji

Cepatlah Engkau Kembali
Kepangkuan Rabbi
Dengan perasaan menyesal dan Meratapi diri
Agar kau akan diridhoi dan tak menyesal jika kau mati suatu saat Nanti

Selasa, 04 Desember 2012

BAHAYA TIDUR SELEPAS SUBUH

Assalamu Alaikum Wr Wb
Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad #Shalawat


Kita telah ketahui bersama bahwa waktu pagi adalah waktu yang penuh barakah dan di antara waktu yang kita diperintahkan untuk memanfaatkannya. Akan tetapi, pada kenyataannya kita banyak melihat orang-orang melalaikan waktu yang mulia ini. Waktu yang seharusnya dipergunakan untuk bekerja, melakukan ketaatan dan beribadah, ternyata dipergunakaan untuk tidur dan bermalas-malasan.

Saudaraku, ingatlah bahawa orang-orang soleh terdahulu sangat membenci tidur pagi. Kita dapat melihat ini dari penuturan Ibnul Qayyim ketika menjelaskan masalah banyak tidur bahwa banyak tidur dapat mematikan hati dan membuat badan merasa malas serta membuang-buang waktu. Beliau Rahimahullah mengatakan,

" Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan. Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan."

Waktu tidur yang paling bermanfaat yaitu :

1. Tidur ketika perlu tidur.
2. Tidur di awal malam – ini lebih manfaat daripada tidur lewat malam.
3. Tidur di pertengahan siang – ini lebih bermanfaat daripada tidur di waktu pagi dan petang.

Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai solat subuh hingga matahari terbit. Kerena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang soleh. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rezeki dan datangnya barokah (banyak kebaikan)." (Madarijus Salikin, 1/459, Maktabah Syamilah)

BAHAYA TIDUR PAGI

1. Tidak sesuai dengan petunjuk Al Qur'an dan As Sunnah.
2. Bukan termasuk akhlak dan kebiasaan para salafush soleh (generasi terbaik umat ini), bahkan merupakan perbuatan yang dibenci.
3. Tidak mendapatkan barokah di dalam waktu dan amalannya.
4. Menyebabkan malas dan tidak bersemangat di sisa harinya.

Maksud dari hal ini dapat dilihat dari perkataan Ibnul Qayyim. Beliau rahimahullah berkata, " Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya." (Miftah Daris Sa'adah, 2/216).
Amalan seseorang di waktu muda berpengaruh terhadap amalannya di waktu tua. Jadi jika seseorang di awal pagi sudah malas-malasan dengan sering tidur, maka di petang harinya dia juga akan malas-malasan pula.

5. Menghambat datangnya rezeki.

Ibnul Qayyim berkata, " 4 hal yang menghambat datangnya rezeki adalah :
1. Tidur di waktu pagi,
2. Sedikit solat,
3. Malas-malasan dan
4. Berkhianat."
(Zaadul Ma’ad, 4/378)

6. Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Ma’ad, 4/222)

" Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..." Sebaik-baik manusia itu adalah mereka yang memberi manfa'at kepada manusia lain.

Senin, 03 Desember 2012

( HIKMAH ) 70 KALI BERDOA DAN MEMOHON KEPADA ALLAH SWT

Ada seorang kakek yang tinggal di India. Umurnya sudah lebih dari 70 th. Sepanjang hidupnya selama 70 th itu, ia gunakan untuk menyembah berhala dari batu. Setiap hari ia begitu taat menyembah tuhannya itu. Suatu ketika, kakek ini punya suatu keinginan. Ia pun kemudian mendatangi tuhannya seraya memohon agar doa`nya dapat dikabulkan. "Oh, tuhanku Latta. Oh tuhanku Uzza. Tujuh puluh tahun aku terus menerus menyembahmu. Selama itu, tak ada sesuatupun yang aku mohonkan kepadamu. Sekarang, aku ada permohonan kepadamu. Mohon, kabulkanlah permohonanku ini".

Kakek itu memohon sambil merengek-rengek kepada Latta dan Uzza kiranya doa`nya dapat dikabulkan. Demikian seterusnya dia lakukan. Setelah sampai tujuh puluh kali doa` itu ia panjatkan, tak ada sedikitpun pengabulan dari berhala tuhannya yang ia peroleh. Maka kakek itu sedih sekali dan akhirnya putus asa.

Dalam keputusasaannya itu, ternyata Allah SWT memberi hidayah kepada kakek. Hati sang kakek Ia lapangkan segera sadar akan kekeliruannya selama ini. Gantilah kakek itu berdoa` kepada Allah SWT . " Ya Allah SWT, baru sekarang aku menghadap-Mu. Aku memohon ssuatu kepada-Mu. Kabulkanlah, ya Allah SWT, permohonanku ini ".

Selesai kakek itu bermunajat kepada Allah SWT, maka sesaat kemudian ia mendengar jawban dari Allah SWT. " Wahai hamba-Ku, mintalah kamu kepada-Ku, niscaya Aku akan memberimu ".

Waktu para malaikat mendengar jawaban yang diberikan Allah SWT kepada sang kakek, maka gemparlah para malaikat. " Ya Allah SWT, tujuh puluh tahun lamanya orang itu musyrik dan menyembah berhala. Dan telah tujuh puluh kali pula ia telah memohon kepada berhalanya agar dikabulkan permohonannya, namun itu tidak terjadi. Sekarang, ia baru sekali saja berdoa` kepada-Mu, mengapa Engkau kabulkan permohonannya itu ?"

Mendengar pertanyaan para malaikat itu, maka Allah SWT segera memberi penjelasan. " Wahai para malaikat, jika berhala yang benda mati itu tidak bisa mengabulkan permohonannya dan Aku-pun juga tidak, lalu dimana letak perbedaannya antara Aku dan berhala itu ?".